Halmahera Tengah, RedMol.id — La Rano (33), seorang karyawan perusahaan pengembang kawasan industri, ditemukan meninggal dunia di Kebun Sagu Walakleu, Desa Sawai Itepo, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 12.00 WIT, setelah dilaporkan hilang sejak 18 September 2026.
Jasad korban ditemukan dalam kondisi membengkak, kebiruan, dan membusuk di sekitar aliran kali yang mengering. Korban pertama kali ditemukan seorang anak berinisial GW bersama tiga rekannya saat hendak mencari ikan di lokasi tersebut.
Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto melalui Kapolsubsektor Weda Tengah IPDA Abdul Rajak Jauhati membenarkan penemuan jenazah tersebut.
Sebelum hilang, korban diketahui meninggalkan tempat tinggalnya di Desa Lelilef Sawai dengan rencana pulang ke kampung halamannya di Buton karena mengalami gangguan kesehatan.
Korban juga sempat menjalani pemeriksaan medis di klinik PT IWIP dan menyampaikan kepada keluarga bahwa dirinya mengalami kekurangan trombosit.
Karena korban tidak dapat dihubungi, keluarga kemudian melaporkan kehilangan tersebut ke Polsubsektor Weda Tengah pada 19 September 2026.
Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi ke RSUD untuk menjalani pemeriksaan medis dan Visum et Repertum (VER). Polisi juga berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Halmahera Tengah untuk mendalami kasus tersebut.
Hingga Jumat (9/10/2026), polisi masih memeriksa saksi-saksi dan mendalami hasil olah tempat kejadian perkara (TKP). Penyebab serta waktu pasti kematian korban belum diketahui dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis serta forensik.
Reporter: Red/Tim
Redaksi: ul
