Bupati Halteng Kembali Lantik Pejabat Eselon II, Tekankan Kinerja dan  Keberanian Selesaikan Masalah

Admin RedMOL
0
Halmahera Tengah, Redmol.id — Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangaji, kembali melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan sejumlah pejabat eselon II atau setara Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah.

Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Salahuddin Bin Talabudin, Kabupaten Halmahera Tengah, Kamis (20/8/2026) sore. Kegiatan ini menjadi bagian dari penataan birokrasi Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah untuk memperkuat kinerja pemerintahan sekaligus memastikan jabatan strategis diisi aparatur yang memiliki kompetensi dan kapasitas sesuai kebutuhan organisasi.

Dalam pelantikan tersebut, sebanyak tujuh pejabat mendapatkan posisi baru, yakni

1. Ahmadiarsyah, sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, kini dipercaya sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan.

2. Mardiatiningsi Kitong, sebelumnya Sekretaris pada Dinas Ketahanan Pangan, kini menjabat Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.

3. Husen Umagapi, sebelumnya Kepala Bagian Hukum, kini menjabat Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.

4. Hakkamy Husain, sebelumnya Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, kini menjabat Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan.

5. Husain Ali, sebelumnya Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, kini dipercaya sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah.

6. Eijja Rajana, sebelumnya Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, kini menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

7. M. Subhan Soamola, sebelumnya Sekretaris pada Dinas Pariwisata dan Ekonomi, kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dalam sambutannya, Bupati Ikram mengatakan para pejabat yang dilantik telah melalui penilaian dan dinilai memiliki kemampuan, kompetensi, integritas, serta kapasitas untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan.

Menurutnya, kepercayaan tersebut harus dijawab dengan kinerja yang terukur, loyalitas terhadap kepentingan negara, serta keberanian dalam mengambil keputusan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Jangan hanya bertanya, ‘Apa yang harus saya kerjakan?’, tetapi juga berani bertanya, ‘Apa yang bisa saya selesaikan?’ Perbedaan antara birokrasi yang biasa-biasa saja dengan birokrasi yang berkinerja tinggi terletak pada keberanian untuk menyelesaikan masalah, bukan sekadar menjalankan rutinitas,” ujar bupati.

Bupati juga mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran, sarana dan prasarana maupun sumber daya manusia tidak boleh menjadi alasan bagi aparatur untuk mengabaikan integritas dalam menjalankan tugas.

“Kita boleh memiliki keterbatasan anggaran, keterbatasan sarana dan prasarana, bahkan keterbatasan sumber daya manusia. Tetapi kita tidak boleh memiliki keterbatasan dalam hal integritas,” ucapnya.

Ia kemudian meminta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah membangun budaya kerja yang kolaboratif, inovatif, cepat, disiplin, dan akuntabel.

“Saya membutuhkan pejabat yang inisiatif, responsif, mampu membaca persoalan, berani mengambil keputusan, dan bertanggung jawab terhadap keputusan tersebut,” tandasnya.

Di akhir sambutannya, orang nomor satu di Halmahera Tengah itu kembali mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjaga kepercayaan yang diberikan, bekerja dengan sungguh-sungguh, menaati aturan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Pelantikan tersebut diharapkan mampu memperkuat efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan mendorong jajaran birokrasi di Halmahera Tengah bekerja lebih responsif dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat," harapanya.



Reporter: Red/Tim
Redaksi: ul

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)

#buttons=(Lanjutkan, Go it!) #days=(20)

Terima Kasi sudah berkunjung ke RedMOL ID, Info Lewat WhatSapp Hubungi Sekarang
Ok, Go it!